Headlines News :

Desentralisasi dan Otonomi Daerah

Desentralisasi dan Otonomi Daerah - Walaupun banyak kelemahan dan permasalahan, namun penerapan system desentralisasi di Indonesia melalui UU no 32 tahun 2004 sudah dirasa sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Dalam pelaksanaannya sejumlah keberhasilan sudah dicapai terutama terciptanya kehidupan bernegara yang lebih demokratis dan adil, selian itu pembangunan sarana dan prasarana mulai menggeliat sesuai potensi daerah dan keinginan masyarakat daerah masing-masing. 

Desentralisasi dan otonomi daerah telah mendorong adanya pengambilan keputusan publik yang lebih partisipatif serta demokratis lewat pemilihan kepala daerah. Hasil positif dari pelaksanaan Desentralisasi dan otonomi daerah lainnya adalah munculnya pemerintahan yang lebih responsif akan kebutuhan masyarakat setempat. Peran aktif masyarakat dalam control sosial juga ikut terdorong, sehingga tercipta pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.


Desentralisasi dan Otonomi Daerah


Kenapa Indonesia cocok menggunakan system desentralisasi ?

Banyak bukti menunjukkan pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah mempercepat upaya pemerintah menciptakan layanan public yang lebih baik. Dibidang kesehatan misalnya, yang tadinya pelayanan yang seragam dan tersentralisasi kini bisa lebih menjagkau kawasan terpencil dan dirancang sesuai dengan masalah kesehatan yang dihadapi daerah setempat.

Dalam bidang pendidikan pemerataan akses pendidikan mulai terasa karena dilakukan pemerataan prioritas akan kebutuhan masyarakat lokal.

Dalam kebutuhan infrasturktur, pemerintah daerah menjadi lebih leluasa untuk mempercepat pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan faktor geografis.


Alasan kenapa Indonesia cocok dengan system desentralisasi :


  1. Indonesia wilayahnya sangat luas, dan tidak mungkin mengurus wilayah yang sangat luas dengan kebijakan yang sifatnya sentralistik
  2. Jumlah penduduk yang banyak sehingga perlu upaya untuk mengurangi beban pemerintah pusat dalam pelayanan masyarakat, sehingga di terapkannya sistem desentralisasi ini
  3. Dan juga karena keragaman budaya yang multicultural, untuk bisa mengurus daerah yang beragam budaya dan agamanya diperlukan desentralisasi dan otonomi daerah.

Tantangan yang dihadapi dalam penerapan system desentralisasi adalah

Kompetensi sumber daya manusia, sinergi perencanaan pembanguan antar pemerintah pusat kabupaten profinsi dan kota, Pengelolaan keuangan dareah, peningkatan tata kelola pemerintahan serta edukasi masyarakat atas pemerintahan desentralistik.

Dalam Aspek yuridis banyaknya peraturan daerah juga berpotensi menimbukan masalah baru yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, seperti ketidaksiapan masyarakat sehigga disalahartikan sebagai upaya pemekaran daerah yang akhirnya menimbulkan perselisihan geografis.

Posted by: wahyu nor rozi Semipedia Updated at : 21.35.00Google+

Kebijakan Jokowi menaikkan harga BBM sudah TEPAT kah?

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia antara 4% sampai 6%, pada dekade terakhir ini. Pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh empat faktor, diantaranya: konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah dan net eksport dan import. Jumlah rakyat Indonesia yang semakin hari semakin bertambah, tercatat sekarang sekitar 252 juta jiwa, dari keempat komponen yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, yang paling dominan adalah factor konsumsi, kebanyakan rakyat Indonesia sifatnya bangsa kita masih sangat konsumtif, sehingga menyebabkan setiap tahunnya APBN kita selalu diatas produk domestik bruto (PDB).

Kebijakan Jokowi menaikkan harga BBM sudah TEPAT kah?


Selain itu banyaknya keluhan tentang infrastructure, seperti akses transportasi, jalanan yang rusak, Jembatan yang jelek, terlalu sedikitnya pelabuhan dan bandara, hal ini menyebabkan biaya menjadi mahal, terutama biaya transportasi. Contoh saja harga jeruk dari cina dengan jeruk lokal lebih murah jeruk dari Negeri Tirai Bambu. Pertanyaanya adalah kenapa infrastructure di Indonesia yang sudah bertahun-tahun merdeka belum terbangun dengan baik, kemana larinya uang APBN selama ini yang lebih dari 1000 trillyun.

Kebijakan Jokowi menaikkan harga BBM


Lihat postur anggaran APBN tahun 2014 sebagai acuan analisis, PENDAPATAN NEGARA dari (sector pajak Rp 1.110,2 triliun, Kepabeanan & Cukai sebesar Rp 170,2 triliun,  Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp385,4 triliun, Hibah Rp1,4 triliun) total Rp 1,667,1 triliun. Dari PENERIMAAN PEMBIAYAAN dari (Penarikan Pinjaman Dalam Negeri (Bruto) sebesar Rp1,3 triliun, Hasil Pengelolaan Aset sebesar Rp1,0 Triliun, Penerbitan Surat Berharga Negara sebesar Rp205,1 triliun, Pinjaman Program sebesar Rp3,9 triliun, Pinjaman Proyek sebesar Rp35,2 triliun, Perbankan Dalam Negeri sebesar Rp4,4 triliun) total 250,1 triliun. Sehingga didapat total dari keduanya adalah Rp 1,917,2 triliun.

Sedangkan Pengeluaran atau BELANJA NEGARA sebesar (Rp637,8 triliun untuk Belanja Kementerian Negara / Lembaga, Rp333,7 triliun untuk Subsidi, Rp121,3 triliun untuk Pembayaran Bunga Utang, Rp157,1 triliun untuk Belanja Lainnya, Rp487,9 triliun untuk Dana Perimbangan, Rp104,6 triliun untuk Dana Otonomi Khusus dan Penyesuaian) Total 1,842,5 triliun, sedangkan untuk PENGELUARAN PEMBIAYAAN adalah (Rp4,0 triliun untuk Dana Bergulir, Rp1,2 triliun untuk Penerusan Pinjaman, Rp1,1 triliun untuk Kewajiban Penjaminan, Rp5,0 triliun untuk Penyertaan Modal Negara, Rp58,8 triliun untuk Pembayaran Cicilan Pokok Utang Luar Negeri, Rp0,3 triliun untuk Pembayaran Cicilan Pokok Pinjaman Dalam Negeri, Rp5,1 triliun untuk Cadangan Pembiayaan) total 75,5 triliun, total dari keduanya adalah Rp 1,918 triliun. Telihat bahwa APBN deficit 0,8 triliun setiap tahun.

Setiap tahun APBN Indonesia mengalami peningkatan, diikuti dengan peningkatan pendapatan perkapita,  termasuk PDB, perekonomian Indonesia tumbuh tiap tahunnya, namun hal ini tidak lantas menyebabkan eningkatan kesejahteraan rakyat yang signifikan, diantaranya adalah jumlah rakyat miskin tidak berkurang, malah cenderung bertambah. Apa yang salah dengan pengelolaan APBN yang sangat besar tersebut, karena terbukti belum adanya kontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan rakyat.

Pengelolaan dan penggunaan APBN yang salah adalah salah satu penyebab kesejahteraan rakyat belum meningkat, diantaranya adalah karena dalam sector pembangunan tidak diperhatikan, hanya 30% dari APBN yang di gunakan untuk sector pembangunan dan sisanya 70% untuk hal-hal rutin seperti untuk pembayaran abdi Negara, Pendidikan dll, dan salah satu pengeluaran yang paling besar memakan APBN adalah subsidi BBM, bahkan pernah mencapai 300 triliun.

Permasalahan muncul lagi dari sector kelistrikan, pembangunan pembangkit listrik yang masih kurang dari untuk memenuhi konsumsi listrik masyarakat, yang menyebabkan sering padamnya listrik. Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok rakyat Indonesia saat ini, Kelistrikan menjadi salah satu factor penentu kesejahteraan masyarakat, setidaknya pada tahun 2020 Indonesia memerlukan 15.000 megawatt, dan Negara tidak mempunyai uang untuk membiayainya.

Pendidikan yang berkualitas juga sangat penting, dengan dana Rp368,9 triliun setiap tahun untuk pendidikan, ternyata belum bisa memberikan pendidikan yang berkualitas untuk seluruh wilayah Indonesia, banyak ketimpangan yang terjadi dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Padahal sangat diperlukan diantaranya untuk menghadapi kompetisi ASEAN 2015.

Kenapa pada masa pemerintahan SBY tidak berani menaikkan harga BBM ?

Seperti yang selalu kita dengar, bahwa pencabutan subsidi BBM adalah tindakan dan upaya yang tidak popular di mata masyarakat, termasuk PDIP yang paling nyaring suaranya dalam penolakan kenaikan BBM 10 tahun terakhir, sekarang balik mendukung Jokowi ini berarti rumor bahwa “Jokowi adalah (boneka) PDIP” secara tidak langsung tertepis.

Setidaknya adanaya harapan baru dan bisa dipandang realistis, walau banyak cibiran terkait kebijakan yang tidak popular dengan menaikkan harga BBM.

Asalkan uang dari Penarikan subsidi BBM digunakan dengan benar untuk membangun ekonomi jangka panjang, pembangunan pembangkit listrik, Pembangunan dalam bidang pendidikan untuk menghadapi kompetisi ASEAN 2015, supaya makin banyak pengusaha ,yang sebernarnya dalam sector pendidikan sudah dilakukan era SBY dengan memberikan porsi yang lebih untuk sekolah sekolah kejuruan.

Latar belakang kenaikan BBM ala Jokowi

Jika subsidi Energi / BBM yang yang sangat besar yaitu Rp282,1 triliun setiap tahun dialihkan untuk sector infrastructure maka sudah barang tentu akan meningkatakan kesejahteraan masyarakat, walau awalnya pahit namun untuk pembangunan jangka panjang sangatlah bagus. Kenapa demkian, karena kebanyakan yang menikmati subsidi BBM adalah golongan menengah keatas, walau imbasnya juga ke rakyat kecil, namun Subsidi BBM saat ini salah sasaran. Subsidi BBM dialihkan ke sector produktif yang pro rakyat, semisal pembangunan Waduk, karena tidak pernah adanya pembangunan waduk baru selama ini.

Pembangunan infrastruktur untuk mempercepat swasembada pangan di Indonesia adalah pro rakyat,mungkin saat pertama kali harga BBM naik maka terjadi Inflasi di mana-mana, harga cabe,tomat, bawang, brambang, serta kebutuhan pokok lainnya naik drastis, namun seiring dengan pembangunan infrastruktur dalam sector produktif yang memadai maka dengan sendirinya harga kebutuhan pokok tersebut akan menjadi murah dan mampu bersaing dengan harga-harga dari barang import.

Fokus pemerintah Jokowi-JK terkait pembangunan infrastruktur diantaranya adalah di sector pangan dengan melakukan perbaikan dan pembangunan irigasi, sector kemaritiman, setidaknya sudah dibentuk Kementerian Koordinator Kemaritiman saat ini dan akan berlanjut dengan janji Jokowi tentang pembangunan system transportasi Laut (Tol laut) ”Potensi kelautan kita luar biasa  dua per tiga wilayah Indonesia adalah lautan sehingga upaya ini dilakukan untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat” setidaknya Jokowi bisa membangun 5 Pelabuhan dalam Setahun dengan pengalihan subsidi BBM tersebut, Selain itu subsidi BBM juga dialihkan untuk perlindungan sosial lewat paket Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Keluarga Sehat, dan Kartu Keluarga Pintar.

Walaupun demikian, sebenarnya pemerintahan Jokowi memiliki alternatif lain selain menaikkan harga BBM, seperti janjinya dulu yaitu memberantas mafia Migas, jika dilakukan dan berhasil memberantas mafia migas, maka Negara bisa mengambil keuntungan hingga 100 T, atau juga bisa melalui subsidi silang, perampingan birokrasi, pemotongan perjalanan dinas hingga fasilitas yang tidak terlalu penting bisa dilakukan, maka dalam hitung-hitungan yang terpampang di benak saya, negara bisa menghemat ratusan trilliun, dan anggaran tersebut bisa digunakan untuk membangun infrastruktur Negara.
Posted by: wahyu nor rozi Semipedia Updated at : 23.37.00Google+

10 film terlaris Robin Williams

Aktor film Robin Williams ditemukan meninggal dunia dirumahnya, Pers Amerika melaporkan (Senin) bahwa Robin Williams menderita depresi. Aktor ini terkenal karena perannya dalam film “The Dead Poets Society” dan yang sering diputar saat musim liburan dengan film kocaknya "Mrs Doubtfire,", dan masih banyak film-film lainnya.

Robin Williams lahir pada tahun 1951 di Chicago dengan pribadi yang jenius sejak muda, yang pernah belajar ilmu politik, sehingga ia kadang menghujankan kritikan pedas kepada pemerintah. Ia juga mendapatkan nominasi Oscar keempat untuk pekerjaan sulih suara, dimana Disney menganggapnya sebagai satu-satunya mampu menyuarakan "Aladdin" dengan sangat bagus. Aktor Robin Williams mendapatkan pengakuan secara internasional dalam perannya di "Good Morning, Vietnam". 


10 film terlaris yang di bintangi oleh Robin Williams

10 film terlaris Robin Williams

  1. “Night at the Museum” tahun 2006, dengan pendapatan mencapai US $ 574 million. 
  2. “Daddy Forever” tahun 1993, dengan pendapatan mencapai US $ 441 million”. 
  3. “Night at the Museum 2” tahun 2009, dengan pendapatan mencapai $ 413 million. 
  4. “Hook, the return of Captain Hook” tahun 1991, dengan pendapatan mencapai $ 300 million. 
  5. ”Jumanji” tahun 1995, dengan pendapatan mencapai $ 262 million. 
  6. “Mind Luke” Tahun 1997, dengan pendapatan mencapai U.S. $ 226 million. 
  7. “Patch” Tahun 1998, dengan pendapatan mencapai $ 202 million.
  8.  “La Cage aux Folles“ Tahun 1996, dengan pendapatan mencapai $ 185 million. 
  9. “The butler in the White House” Tahun 2013, dengan pendapatan mencapai $ 176 million . 
  10. “Good morning, Vietman” Tahun 1987, dengan pendapatan mencapai $ 123 million hanya di Amerika serikat saja.
Posted by: wahyu nor rozi Semipedia Updated at : 22.31.00Google+

WHO nyatakan darurat kesehatan Global karena Virus Ebola

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan keadaan darurat untuk kesehatan masyarakat yang mendesak masyarakat internasional untuk melawan epidemic virus Ebola. WHO menyatakan karantina Negara-negara yang terkena dampak seperti Guinea, Sierra Leone, Liberia, dan Nigeria untuk menghentikan epidemic virus ini menyebar lebih luas. Namun WHO juga memperhatikan kondisi dan situasi ekonomi Negara-negara tersebut.

Ini adalah darurat kesehatan ketiga kalinya setelah darurat dari WHO mengenai flu burung pada tahun 2009 di Asia, dan pada bulan Mei juga menyatakan darurat kesehatan mengenai polio di Timur Tengah. Dengan pertimbangan bahwa Negara di daerah Afrika terutama Afrika Barat yang tidak bisa mengatasi masalah ini sendiri, maka WHO mendesak komunitas Internasional untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan di negara tersebut termasuk dalam hal mengatasi penyebaran yang lebih meluas lagi.

Direktur Jenderal WHO Keiji Fukuda yang bertanggung jawab atas epidemi virus ini mengatakan bahwa mereka yang terkena virus Ebola harus di karantina setidaknya 30 hari, karena waktu inkubasi virus adalah 21 hari. Komite WHO juga merekomendasikan untuk semua wisatawan dari negara yang terkena dampak, untuk mendapatkan pemeriksaan, di setiap bandara, pelabuhan, dan perbatasan perbatasan utama.

Negara yang dinyatakan darurat kesehatan diantaranya Liberia dan Sierra Leone, setidaknya terdapat 3 kota yang dikarantina, dan pada hari jum’at Nigeria mengumumkan keadaan darurat nasional.

Virus Ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau jaringan manusia dan hewan yang terinfeksi dan menyebabkan demam, ditandai dengan perdarahan, muntah dan diare. Angka kematian bervariasi antara 25 dan 90%.
Posted by: wahyu nor rozi Semipedia Updated at : 21.46.00Google+

Bagaimana Virus Ebola menyebar & gejala yang ditimbulkan, virus ebola belum ada obatnya

Virus Ebola merupakan virus yang berbahaya dan belum ada obatnya sampai detik ini, Di negara-negara seperti Liberia, Nigeria, Afrika Barat Guinea dan Sierra Leone, setidaknya 900 orang dikarenakan virus ini. Sampai saat ini, wabah virus Ebola (2014) di Afrika Barat adalah wabah yang paling mematikan dari penyakit yang dikenal manusia.

Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di Zaire yang sekarang menjadi Kongo yang pada saat itu disebut sebagai virus Zaire dan sekarang diubah namanya menjadi Ebola, mengambil dari nama sungai yang berada di Zaire.

Virus-Ebola
Picture credit : Reuters

Bagaimana Virus Ebola Menyebar


Sampai sekarang virus ini masih menjadi teka-teki besar yang belum terpecahkan, bahkan Para ilmuwan belum mampu dan menemukan kenapa  virus Ebola tiba-tiba berubah menjadi epidemi, seperti yang umumnya tidak ditemukan dalam manusia. Dugaan sementara virus ini menyebar ke manusia melalui spesies hewan seperti kelelawar, Gorila, simpase, dan hewan lainnya yang sudah terjangkit. Dalam penelitian tersebut, spesiesyang terindikasi adalah Kalong yang menyebabkan virus ini masuk ke dalam populasi manusia. Kelelawar buah atau Kalong di Afrika ditemukan dalam penelitian tersebut menjadi spesies yang unik karena mereka memiliki kemampuan untuk membawa virus Ebola tanpa mempengaruhi kesehatan hewan tersebut, menurut situs Reuters.

Namun pada spesies lain seperti gorilla, simpase dll, yang ternyata juga terjangkit virus ini, menunjukkan bahwa gejala hewan tersebut terjangkit virus Ebola (EVD), tidak seperti yang terdapat pada kalong, sehingga menyebabkan hewan-hewan ini mati, dan dalam penanganan bangkai yang terkontaminasi bisa menjadi perantara dalam penularan virus ke manusia. Bahkan hanya menyentuh bangkai dan cairan yang keluar dari tersebut yang terinfeksi tersebut, bisa menyebabkan seseorang terinfeksi virus Ebola ini.
Kebiasaan orang Afrika memakan hewan kalong yang dijadikan daging asap, dipanggang atau dibuat menjadi sup, menjadi penyebab virus ini merebak, diantaranya disebabkan oleh proses memasak yang tidak benar sehingga virus Ebola belum mati saat dimasak, termasuk juga buah-buah sisa kalong yang diambil dan dikonsumsi masyarakat sekitar.

Gejala-gejala yang ditumbulkan dari Virus Ebola


Pada tahap awal EVD sulit terdeteksi, orang yang terkena virus ini dalam waktu delapan sampai sepuluh hari tidak menunjukkan gejala apapun setelah tertular infeksi. Baru setelah hari berikutnya baru mulai timbul gejala, sehingga penangananya menjadi lebih sulit karena sudah beberapa hari virus ini malakukan penyesuaian dengan tubuh manusia.

Gejala awal disebut sebagai Ebola Hemorrhagic Fever (EHF), namun gejala ini tidak terlalu spesifik sehingga menyebabkan diagnosis menjadi sangat sulit. Beberapa gejala awal yang ditunjukkan diantaranya adalah nafsu makan menurun, sakit perut, otot dan sendi pegal-pegal, diare, lemas, sakit kepala, deman dan muntah-muntah.

Gejala yang ditimbulkan selanjutnya adalah kesulitan bernafas, menelan, perdarahan internal dan eksternal, mata memerah, batuk, nyeri di dada, cegukan dan sakit tenggorokan.

Beberapa percobaan untuk mengobati penyakit ini ternyata masih menemui jalan buntu, walau Dr Kent Brantly telah menemukan obat yang berhasil untuk menyembuhkan simpanse yang diberi nama ZMapp, namun tidak begitu berpengaruh terhadap manusia, bahkan  Dr Kent Brantly yang berusaha menyembuhkan manusia dengan obat ini malah terjangkit, walau sekarang kondisinya sudah mulai membaik. Bahkan Badan Kesehatan Dunia WHO ikut angkat bicara mengenai obat yang ditemukan Brantly dimana penelitian pada obat ini tidak melalui uji klinis yang tepat.

Kita rakyat dunia, dan rakyat Indonesia berharap virus Ebola tidak terus menyebar apalagi samapi terimport ke Negara Kita Tercinta. Terima Kasih. Sumber : ibtimes

Posted by: wahyu nor rozi Semipedia Updated at : 22.35.00Google+
 
Copyright ©. Semipedia - All Rights Reserved
Template by Semipedia | Feeds