Home » » Bagaimana Virus Ebola menyebar & gejala yang ditimbulkan, virus ebola belum ada obatnya

Bagaimana Virus Ebola menyebar & gejala yang ditimbulkan, virus ebola belum ada obatnya

Virus Ebola merupakan virus yang berbahaya dan belum ada obatnya sampai detik ini, Di negara-negara seperti Liberia, Nigeria, Afrika Barat Guinea dan Sierra Leone, setidaknya 900 orang dikarenakan virus ini. Sampai saat ini, wabah virus Ebola (2014) di Afrika Barat adalah wabah yang paling mematikan dari penyakit yang dikenal manusia.

Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di Zaire yang sekarang menjadi Kongo yang pada saat itu disebut sebagai virus Zaire dan sekarang diubah namanya menjadi Ebola, mengambil dari nama sungai yang berada di Zaire.

Virus-Ebola
Picture credit : Reuters

Bagaimana Virus Ebola Menyebar


Sampai sekarang virus ini masih menjadi teka-teki besar yang belum terpecahkan, bahkan Para ilmuwan belum mampu dan menemukan kenapa  virus Ebola tiba-tiba berubah menjadi epidemi, seperti yang umumnya tidak ditemukan dalam manusia. Dugaan sementara virus ini menyebar ke manusia melalui spesies hewan seperti kelelawar, Gorila, simpase, dan hewan lainnya yang sudah terjangkit. Dalam penelitian tersebut, spesiesyang terindikasi adalah Kalong yang menyebabkan virus ini masuk ke dalam populasi manusia. Kelelawar buah atau Kalong di Afrika ditemukan dalam penelitian tersebut menjadi spesies yang unik karena mereka memiliki kemampuan untuk membawa virus Ebola tanpa mempengaruhi kesehatan hewan tersebut, menurut situs Reuters.

Namun pada spesies lain seperti gorilla, simpase dll, yang ternyata juga terjangkit virus ini, menunjukkan bahwa gejala hewan tersebut terjangkit virus Ebola (EVD), tidak seperti yang terdapat pada kalong, sehingga menyebabkan hewan-hewan ini mati, dan dalam penanganan bangkai yang terkontaminasi bisa menjadi perantara dalam penularan virus ke manusia. Bahkan hanya menyentuh bangkai dan cairan yang keluar dari tersebut yang terinfeksi tersebut, bisa menyebabkan seseorang terinfeksi virus Ebola ini.
Kebiasaan orang Afrika memakan hewan kalong yang dijadikan daging asap, dipanggang atau dibuat menjadi sup, menjadi penyebab virus ini merebak, diantaranya disebabkan oleh proses memasak yang tidak benar sehingga virus Ebola belum mati saat dimasak, termasuk juga buah-buah sisa kalong yang diambil dan dikonsumsi masyarakat sekitar.

Gejala-gejala yang ditumbulkan dari Virus Ebola


Pada tahap awal EVD sulit terdeteksi, orang yang terkena virus ini dalam waktu delapan sampai sepuluh hari tidak menunjukkan gejala apapun setelah tertular infeksi. Baru setelah hari berikutnya baru mulai timbul gejala, sehingga penangananya menjadi lebih sulit karena sudah beberapa hari virus ini malakukan penyesuaian dengan tubuh manusia.

Gejala awal disebut sebagai Ebola Hemorrhagic Fever (EHF), namun gejala ini tidak terlalu spesifik sehingga menyebabkan diagnosis menjadi sangat sulit. Beberapa gejala awal yang ditunjukkan diantaranya adalah nafsu makan menurun, sakit perut, otot dan sendi pegal-pegal, diare, lemas, sakit kepala, deman dan muntah-muntah.

Gejala yang ditimbulkan selanjutnya adalah kesulitan bernafas, menelan, perdarahan internal dan eksternal, mata memerah, batuk, nyeri di dada, cegukan dan sakit tenggorokan.

Beberapa percobaan untuk mengobati penyakit ini ternyata masih menemui jalan buntu, walau Dr Kent Brantly telah menemukan obat yang berhasil untuk menyembuhkan simpanse yang diberi nama ZMapp, namun tidak begitu berpengaruh terhadap manusia, bahkan  Dr Kent Brantly yang berusaha menyembuhkan manusia dengan obat ini malah terjangkit, walau sekarang kondisinya sudah mulai membaik. Bahkan Badan Kesehatan Dunia WHO ikut angkat bicara mengenai obat yang ditemukan Brantly dimana penelitian pada obat ini tidak melalui uji klinis yang tepat.

Kita rakyat dunia, dan rakyat Indonesia berharap virus Ebola tidak terus menyebar apalagi samapi terimport ke Negara Kita Tercinta. Terima Kasih. Sumber : ibtimes

"Article : "

Posted by: wahyu nor rozi Semipedia Updated at : 22.35.00Google+
Terima Kasih sudah meluangkan waktu untuk mengunjungi Semipedia, Postingan kali ini membahas mengenai Bagaimana Virus Ebola menyebar & gejala yang ditimbulkan, virus ebola belum ada obatnya Semoga Bermanfaat
 
Copyright ©. Semipedia - All Rights Reserved
Template by Semipedia | Feeds